MUHAMMAD SANG GURU PROFESIONAL
Oleh : Rudya Ismail
Al-takenzey
Mahasiswa PAI
pascasarjana UIN padang sidimpuan
Nabi Muhammad Saw. Dalam bidang
pendidikan bisa disebutkan guru yang professional. Realitasnya beliau
mengajarkan al-Qur’an dan hadis kepada para sahabat.[1]
Berbicara mengenai sosok nabi
Muhammad Saw adalah suatu keharusan bagi seluruh ummatnya, sebab ia adalah suri
tauladan bagi ummat manusia dan alam semesta. Dan sebagai ummatnya kita
haruslah mengetahui biografi dan sirah perjalanan hidup beliau. Kita juga di
anjurkan untuk selalu bershalawat kepadanya sehingga kelak kita bisa
mendapatkan syafa’at beliau dan dapat merasakan haud Muhammad, yaitu suatu
telaga yg disiapkan untuk ummatnya yg kehausan di akhirat kelak.
Berbicara
tentang sosok profil nabi Muhammad SAW sungguh tidak dapat di ungkapkan dengan
kata-kata betapa mulianya ia sebagai
manusia terbaik di alam semesta, sebab Allah ta’ala telah menjadikannya suri
tauladan, pendidik, guru dan
sebaik-baik pemimpin, dan manusia yang paling baik rupa dan akhlaknya. Oleh
karena itu sudah selayaknya bagi kita sebagai umatnya untuk mempelajari sirah
perjalanan hidupnya. Sebab membaca dan mempelajari sirah nabawiyahnya maka
seolah-olah kita masuk ke kehidupannya pada zaman itu, sesungguhnya sirah nabawiyahnya
jika seseorang mentadaburinya maka ia akan langsung percaya akan kenabiannya,
dan akan bersaksi bahwa ia adalah utusan Allah Swt, seandainya ia tidak
memiliki mukjizat, seperti membelah bulan, mengeluarkan air dari sela-sela
jarinya dan lain sebagainya maka dengan sirah nabawinya ini sudahlah cukup
untuk membuktikan bahwa ia adalah seorang nabi yang di utus oleh jalla wa ‘ala.
Nama
lengkap beliau adalah Muhammad Bin Abdullah Bin Abdul Muttolib Bin Hashim Bin
Abdul Manaf Bin Qusay Bin Kilab Bin Murrah Bin Ka'ab Bin Lu'ay Bin Ghalib Bin
Fihr Bin Malik Bin an-Nadhr Bin Kinanah Bin Khuzaimah Bin Mudrikah Bin
Ilyas/Liyas Bin Mudhor Bin Nizar Bin Ma'add Bin Adnan...sampai seterusnya bersambung
kepada ismail bin Ibrahim ‘alaihima salam.[2]
Ibunya
bernama aminah binti wahab bin abdu manaf bin zuhrah. Dan rasulullah SAW
dilahirkan di makkah di suku bani hasyim yaitu pada hari senin 12 rabiul awwal
atau 20 april 571 M pada tahun gajah, dan ayahnya wafat sebelum ia dilahirkan
lalu kekeknya abdul muttalib yang menamainya Muhammad. Lalu orang yang pertama
kali menyusuinya adalah ibunya lalu tsaubah yaitu budaknya abu lahab lalu
halimatusa’diyah.
Ketika
umur 6 tahun wafatlah ibundanya lalu kakek beliau yang merawatnya yaitu abdul
mutthalib tapi setelah 2 tahun kakeknya juga wafat, lalu paman beliau yang
merawatnya, Muhammad kecil sibuk mengembala kambing dan kemudian sibuk
berniaga.
Lalu
Allah ta’ala mengutus nabi Muhammad rahmatan lil ‘alamin dan dakwah pertamanya
yaitu di makkah yang mana mereka penduduk makkah menyembah berhala. Lalu
rasulullah SAW berdakwah secara sembunyi-sembunyi selama tiga tahun kepada
keluarga dan kerabat dekatnya, lalu setelah itu berdakwah kepada penduduk
makkah supaya meyembah Allah Swt dan meninggalkan dari menyembah berhala. Dan
nabi berdakwah di makkah selama 13 tahun lalu hijrah ke madinah untuk
meyebarkan agama islam dan mendirikan daulah islamiyah. Yang dipondasikan oleh
kaum ansar dan muhajirin, mereka berada di daerah yastrab dan terkenal dengan
nama madinah yang telah Allah janjikan akan menerangi kota tersebut hingga
kiamat.
Sedangkan
perang pada masa nabi berjumlah 27 perang, tapi yang diikuti oleh nabi hanya 9
peperangan. Perang tersebut adalah untuk mempertahankan islam dari
musuh-musuhnya dalam menyebarkan agama islam yang lembut. Di antara peperangan
tersebut sebagai berikut:[3]
·
Perang badar antara quraisy dan muslimin pada
tahun 2 hijriyah.
·
Perang uhud antara quraisy dan muslimin tahun 3
hijriyah.
·
Perang ahzab antara pihak arab dan muslimin
tahun 5 hijriyah.
·
Perjanjian hudaibiyah antara quraisy dan
muslimin tahun 6 hijriyah.
·
Perang mu’tah melawan orang romawi tahun 8
hijriyah.
·
Fathu makkah
tahun 8 hijriyah.
·
Perang hinin tahun 8 hijriyah.
·
Perang tabuk pada 9 hijriyah.
Lalu
peperangan nabi SAW dengan orang yahudi :
·
Dengan bani qoyanqo’ tahun 2 hijriyah
·
Dengan bani nadhir tahun 4 hijriyah.
·
Dengan bani quraizhoh tahun 5 hijriyah.
·
Dan perang khaibar tahun 7 hijriyah.
Istri-istri
nabi Muhammad SAW : Khadijah binti khuwailid, saudah binti zam’ah, aisyah binti
abu bakar assiddiq, hafsah binti umar bin khattab, jainab binti khuzaimah,
zuwairiyah binti haris, jainab binti zahas, ummu salamah, sofiyah binti hayi
bin aktab, ummu habibah ramlah binti abi sufyan, maimunah binti haris
alhilaliyah, lalu ada sofia al-qibtiyah dan rihanna binti zaid alqurziyah.
Anak-anak
nabi Muhammad SAW adalah : Qosim,
Abdullah, Ibrahim, zainab, ruqyah, ummu kalsum, dan Fatimah.
Lalu sosok nabi Muhammad diutus oleh
Allah jalla wa ‘ala memanglah sebagai guru untuk membimbing manusia dari
kebodohan menuju ke wawasan pengetahuan, yaitu beliau mengajarkan melalui
al-Qur’an dan hadis kepada sahabat-sahabat beliau, dan juga dari perangai dan
akhlak beliau.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar