Jumat, 28 September 2018

ASMARA




                                                        DILANDA ASMARA JATUH CINTA
                                                          
oleh : rudya Ishmael al-takenzey

Tidak bisa dipungkiri lagi ini adalah salah satu sebab penyakit hati yang cenderung  dirasakan dan dialami remaja zaman now. Bila tak mampu mengendalikannya maka akan terjerumus ke lembah kemaksiatan yang di nahkodai oleh  nafsu dan syahwat durjana.
para penyair murahan berkata:

telah datang kepadaku nafsu sebelum aku mengenal  hawa nafsu.
ia menemukan hati yang kosong dan menguatlah ia.

           Oleh karena itu seseorang haruslah menggunakan akalnya untuk bisa membedakan yang mana cinta  nafsu dan yang mana cinta anugerah dari sang ilahi. sebab mudarat dari asmara jatuh cinta yang tidak bisa dikendalikan oleh akal akan berdampak kerusakan dalam percintaan itu, karena bisa menyebabkan rusaknya agama dan dunia.
di antara dampaknya adalah:
           Orang yang berlebihan  dalam mencintai makhluk dan mengingatnya melebihi cintanya kepada allah swt akan merusak keimanannya terhadap sang pencipta. Apalagi apabila  ia selalu mengingat seseorang  yang dicintainya sampai dimanapun dan kapanpun ia hanya mengingat dan terpikir akan orang yang ia cintai karena disebabkan ia telah dimabuk cinta dan perkara ini sungguh sangatlah telah merusak iman.
            Orang yang berlebihan dalam mencintai selain allah swt akan disiksa hatinya dengan cinta itu. Apalagi bila ia mengalami putus cinta, allah swt akan remukkan dan hancurkan hatinya berkeping-keping umpamakan  gelas yang terjatuh lalu pecah berserakan. Ia akan merasa hidupnya hampa dan yang ia rasakan hanyalah kesedihan dan kegundahan.

                Orang yang dilanda asmara hatinya akan dikekang oleh syaitan dan hatinya akan dipermainkan olehnya. Ketahuilah orang yang terlalu mencintai seseorang maka ketika hatinya hancur maka jiwanya pun akan sakit.

                Pernahkah kalian mendengar kisah dari negeri arab majenun qais yang mana ia sangat tergila-gila akan Laila ? jika kalian pernah mendengarnya sungguh itu adalah kisah yang sangat tragis, menyeramkan dan memilukan.
atau kita tidak perlu jauh-jauh ke negeri arab, kisah dari Indonesia saja. Pernahkah kalian mendengar kisah zainuddin dan hayati yang di abadikan dalam kisah tenggelamnya kapal van der wijk?              Zainuddin yang awalnya hijrah dari makassar menuju padang kampung almarhum ayahnya. Yang awalnya ia hanya ingin bersilaturahmi dengan kerabat ayahnya dan menuntut ilmu di padang panjang. Lalu ia melihat dan bertemu dengan bunga desa tersebut yang bernama hayati, paras kecantikan hayati membuat hati si zainuddin bergetar kencang seperti genderang mau perang, pesona dan keanggunannya sungguhlah bak bidadari yang membuat seluruh lelaki tergila-gila padanya.
zainuddin pun yang awalnya hanya ingin menuntut ilmu niatnya pun sirna ketika ia telah terlalu berlebihan dalam mencintai hayati. Ketika mereka telah dimabuk cinta  hingga akhirnya kisah mereka kandas oleh adat desa setempat, zainuddin yang sangat mencintai hayati pun sangat kecewa dan terpukul ketika mendengar kabar bahwa hayati akan menikah dengan lelaki lain.
berhari-hari, berminggu-minggu bahkan berbulan-bulan lamanya zainuddin terbaring sakit di tempat tidurnya sebab terlalu kecewanya ia akan pernikahan hayati dengan lelaki lain.
setelah beberapa lama hayati dan suaminya bertemu dengan zainuddin di Surabaya, zainuddin pun sudah menjadi orang besar,  penulis hebat dan terkenal. Selang beberapa waktu akhirnya suami hayati pun meninggal dunia dan hayati ingin balikan sama zainuddin  tapi dikarenakan api dendam yang telah lama menyala di hati zainuddin iapun menolak hayati. Hingga akhirnya ketika hayati hendak pulang ke padang dari tanah jawa kapal yang ia tumpangi pun tenggelam, walau sempat di selamatkan dan di bawa ke rumah sakit nyawa hayati pun tak dapat tertolong lagi. Zainuddin pun sangat menyesal telah menolak cintanya hayati dan sangat terpukul atas kejadian itu. Hingga akhirnya selang setahun kemudian zainuddin pun sakit-sakitan dan meninggal menyusul hayati.
                Kisah zainuddin di atas sungguh sangatlah tragis dan memilukan. Itu disebabkan karena zainuddin terlalu berlebihan dalam mencintai seseorang melebihi cintanya kepada yang menciptakan orang yang dicintainya itu. Karena tidaklah pantas terlalu berlebihan mencintai selain sang pencipta cinta itu. Yaitu allah swt.

                hendaklah bagi seseorang untuk mencintai seseorang tidak sampai diluar batas. Memang cinta itu sendiri adalah anugerah ilahi yang muncul secara alami. Namun dengan akal seseorang dapat menetralisir dan mengendalikan ke arah yang baik atau buruk. Orang yang terlalu mencintai sesorang pada awalnya memanglah terasa sangat indah, manis, tentram namun pada akhirnya hanya keresahan, sakit hati, gundah dan kecewa yang didapati.

Cinta itu sendiri sebenarnya ada 2 sisi. yang pertama: positif dan yang kedua: negative, tergantung bagaimana seseorang itu bisa mengendalikan cintanya itu ke arah mana, jika ke arah yang positif maka selamatlah ia, namun bila ke arah yang negative maka celakalah ia.

         dalam hadist riwayat tarmidzi bahwa nabi bersabda : cintailah kekasihmu sedang-sedang saja, bisa jadi suatu hari yang engkau cintai itu menjadi orang yang paling engkau benci. Bencilah apa yang engkau benci  dengan sedang-sedang saja . bisa jadi sesuatu yang engkau benci, suatu hari nanti akan menjadi apa yang paling engkau cintai.

          hendaklah jika mencintai seseorang itu karena agamanya dan karena allah swt. Sebagaimana imam nawawi berkata: aku mencintaimu karena agama yang ada pada dirimu, jika kau hilangkan agama itu dari dirimu,  maka hilang pulalah cintaku padamu.
          jika kamu telah menemukan cinta sejatimu ikatlah ia dengan pernikahan bukan dengan pacaran.  Karna pernikahan itu adalah cinta sejati. Jika kamu belum cukup umur jangan sekali-kali bermain dengan cinta karena itu sangat berbahaya apalagi sampai terjerumus ke dalam jurang pacaran. Nauzubillah min zalik.

ya allah, berikanlah cintaMU kepadaku, jadikanlah orang yang mencintaiMU mencintai aku dan jadikanlah  aku mencintai segala sesuatu  yang membawa kepada kecintaan MU. Amin.